March 30, 2012

masih terkenang dalam ingatanku, ketika dinding hatiku kau pulas dengan pancaran cahayamu hingga dalam sekejap saja tercipta jutaan warna pelangi hiasi semesta jiwaku, pesonanya begitu indah damaikan kalbu
kesuma hati kurasa kini mulai bersemi kembali, merekahkan kelopaknya yang nyaris jatuh terserak ke bumi, semerbak aroma wangi kian menyebar mengisi tiap sudut taman hati, ketika cinta telah temukan satu arti

Senja Berganti Hari

di bawah bayang kaki senja aku mematut rasa, sembari menikmati bias cahaya jingga menyaput ruang dalam jiwa, tarian burung camar kulihat begitu indah meliuk-liuk di angkasa, menghabiskan sisa hari lewat kepakan sayap lembutnya, seperti itulah keindahan yang terpapar dalam imajiku kini, hangatnya cahaya kasih kurasakan telah menyentuh dinding ruang hati, semua tergambar lewat lengkungan senyum penuh arti, ketika bayangmu kembali menghantarkan cinta dalam untaian bait puisi

March 4, 2012

Cinta Abadi

teruntukmu hati yang kukasihi, ingatlah bahwa cintaku ada karena hadirmu disini, namun seandainya engkau pergi tinggalkan aku sendiri, cintaku akan tetap melekat bersama langkah yang akan kau jalani nanti

Tanpamu Aku Sepi

hanyalah dirimu kini yang bermain dalam imajiku, mengisi lajur-lajur kosong tak berdimensi, kau beri arti dalam setiap detik yang berlalu, ketika malam mulai mengurungku dalam selimut sunyinya yang tak bertepi
duhai gadis manis penebar larik-larik kata, begitu indah rasa yang kini telah kau cipta, setiap bait yang kau suarakan adalah pesona, memikat jiwaku tuk selalu senandungkan bait-bait cinta

February 19, 2012

Jika

jika seribu andai dapat kugapai, dan sejuta impian dapat menjadi kenyataan, tak akan pernah letih aku menaruh harap padamu, agar engkau selalu ada di setiap langkah hidupku
sepertiga malam telah kulalui bersama alunan senandung nada rindu, membawa anganku melayang menembus ruang dan waktu, semilir sang bayu perlahan mulai mengusik ruang diamku, membawa bayang wajahmu menyusup dalam benak hatiku

February 10, 2012

Lagu Cinta II

tak ada lagu seindah nyanyian jiwa yang tengah melagukan kidung cinta, semua rasa tercurah lewat alunan irama, yang mengalir bersama untaian bait pemikat sukma

February 7, 2012

kembali kucoba merangkum bahasa hatimu, namun hanya ungkapan kecewa dan sesalan yang selalu kudapati, sesakit itukah rasamu saat engkau mencintaiku? atau sehitam itukah warna cinta yang kau laburkan disekujur tubuhmu? sehingga tak kutemukan sedikitpun keindahan yang menghiasi jalinan cinta kita saat itu, jadi salahkah aku bila kini ku meninggalkanmu sendiri? telisiklah lebih dalam lagi, dan kau pasti tentunya akan mengerti

February 5, 2012

Puisi Sunyi

aku telah belajar pada keheningan malam dan suara rintik air hujan, bagaimana keduanya mampu berkolaborasi untuk menciptakan melody terindah bagi jiwa-jiwa kesepian, darinya akupun kini mengerti bagaimana sebuah inspirasi terekstraksi dalam wujud sebuah puisi ketika hati di landa sunyi, meresonansikan getaran-getaran rasa yang mengalir dalam dada, hingga membuatku hanyut dan akhirnya tenggelam oleh luahan makna

Fakta Lelaki

karena di balik air mata seorang laki-laki selalu ada wanita yang mengikuti tiap tetes bening yang jatuh bergulir membasahi kedua pipinya
meretas malam dalam pekatnya langit tanpa sinar sang rembulan, jauh di kesunyian aku masih mencari hilang yang belum tergantikan, atau haruskah kini kuhentikan langkah kakiku lalu duduk dan memaki keadaan? sembari menyandarkan ragaku yang mulai layu karena kelelahan
terkadang kata-kata yang tercipta lebih indah dari taman bunga mananpun di dunia bila hati sedang terselimuti oleh cinta, namun ada kalanya kata-kata yang tercipta lebih tajam dari pedang para ksatria bila emosi telah menguasai jiwa

January 6, 2012

percikan rasa yang telah engkau titipkan dalam bilik hatiku kini kurasa kian deras mengalir ke setiap penjuru urat nadiku, membuat jiwaku tak pernah letih menampung jutaan rasa rindu hingga sang waktu membawa segenap asa yang tiada meregu
temukan aku dalam kehangatan cinta kasih yang telah kusematkan dalam benak hatimu saat pelukku tak mampu lagi hangatkan jiwamu yang mulai membeku, dan sambutlah aku dalam keteduhan istana rindu yang telah aku bangun dalam kalbumu ketika malam menjelma menjadi penjara dalam kebisuan ruang dengarmu
rindu itu laksana sebuah benalu yang tercipta dari pautan jarak dan waktu, menjalar di antara dinding ruang dalam hati yang akan semakin meluas bila sepi kerap menghampiri
telah aku lepaskan sisa rinduku ini ke udara, bergabung dengan kumpulan camar yang tengah menari di angkasa, berharap kepakan sayap-sayap mungilnya menyambut penuh suka cita, dan segera menghantarkannya ke dalam pelukanmu sebelum gelap tiba

Dalam Pintaku

disini aku selalu setia menunggu jawaban dari-Mu, dalam pintaku yang tak henti-hentinya terus berseru, Tuhan jadikanlah ia sebagai pelengkap hidupku, menyambung tulang rusukku yang terpisahkan oleh jarak dan waktu, hingga sempurnalah kisah yang telah kujalani dalam bentangan waktu yang tiada meragu